Lewat Aktivitas Kesenian, Para Pengguna Narkoba Dilatih Tak Ketergantungan Obat-obatan

  • March 12, 2020

Br-world.com – Lewat Aktivitas Kesenian, Para Pengguna Narkoba Dilatih Tak Ketergantungan Obat-obatan

Lewat Aktivitas Kesenian, Para Pengguna Narkoba Dilatih Tak Ketergantungan Obat-obatan
Lewat Aktivitas Kesenian, Para Pengguna Narkoba Dilatih Tak Ketergantungan Obat-obatan

Banyuwangi perawatan dan perawatan medis, untuk mengejar kegiatan lain yang menyenangkan untuk dukungan seseorang dari obat kail. Salah satunya adalah untuk belajar seni seperti di desa Gitik, Banyuwangi, Jawa Timur.

‘Saya mengajar seni untuk orang-orang yang ingin sembuh dari narkoba sejak 2017. Mereka mengambil banyak waktu off obat,’ kata koordinator obat Foster Keluarga Grup Muliyono tua saat ditemui di rumahnya di desa Gitik, kecamatan Rogojampi, Banyuwangi, Senin (2019/09/30).

Tari, musik gamelan, dan anyaman kerajinan diajarkan kepada mereka yang ingin melarikan diri dari jerat narkoba. galeri seni bernama ‘Damar Kawitan Toto Satrio Sembodo’ diciptakan.

Setiap hari Sabtu dan Minggu melatih pengguna narkoba Muliyono melalui seni. Mereka yang datang ke galeri seni yang memiliki sudah niat Muliyono sadar off obat.

aktualisasi diri
Pemberdayaan kegiatan seni di galeri seni Muliyono dibangun sesuai dengan kepentingan masing-masing orang. Bagi mereka yang ingin melarikan diri obat, tanyakan Muliyono kegiatan seni untuk berpartisipasi.

“Saya meminta mereka:” Kamu pengennya (art peserta) apa? Ini bentuk emansipasi seni. Ada juga tenun yang bisa dijual. Ya, sedikit telah mampu menghasilkan pendapatan”, tambah Muliyono.

Melalui seni, aktualisasi diri dari pengguna narkoba terbangun. Sebagai contoh, mereka menunjukkan line dance dawuk kuda gila. Mereka juga sering disebut acara untuk beberapa acara di wilayah Banyuwangi.

Saat ini, konstruksi Muliyono sekitar 10 orang yang terpisah dari obat berusia 21 sampai 25 tahun.